
Modul Belajar Programing HTML Untuk Kelas 2-6
Event For : Everybody
Deskripsi Pembelajaran Pemrograman HTML untuk Anak Usia 7-12 Tahun
Pada rentang usia 7 hingga 12 tahun, anak-anak mulai memiliki kemampuan berpikir logis dan pemahaman konsep yang lebih matang. Oleh karena itu, kurikulum pembelajaran pemrograman HTML untuk mereka dapat dibuat lebih mendalam dan terstruktur dibandingkan untuk anak usia dini.
1. Konsep Dasar yang Lebih Mendalam:
HTML dan CSS: HTML akan diperkenalkan sebagai kerangka atau struktur utama sebuah halaman web, sedangkan CSS (Cascading Style Sheets) akan diperkenalkan sebagai alat untuk "mempercantik" tampilan website. Analogi yang bisa digunakan adalah: "HTML itu seperti kerangka bangunan, sedangkan CSS adalah cat, jendela, dan dekorasinya yang membuat bangunan itu indah."
Tag dan Atribut: Anak-anak akan diajarkan tentang tag pembuka (), tag penutup (
), dan atribut (). Mereka akan memahami bahwa atribut memberikan informasi tambahan pada sebuah tag, seperti alamat tujuan pada tag tautan ().Struktur Dokumen: Pemahaman tentang struktur dokumen HTML (<html>, <head>, <body>) akan diperkuat. Mereka akan belajar pentingnya meletakkan informasi yang benar di setiap bagian, seperti judul halaman di dalam <head> dan konten yang terlihat di dalam <body>.
2. Elemen HTML yang Lebih Beragam:
Teks dan Struktur:
Penggunaan tag judul ( - ) dan paragraf ().
Pengenalan tag untuk penekanan teks seperti (tebal) dan (miring).
Membuat daftar berurutan (
Media dan Interaktivitas:
Menyisipkan gambar (
</>< style="font-size:11pt;font-family:Arial,sans-serif;color:#1b1c1d;background-color:transparent;font-weight:400;font-style:normal;font-variant:normal;text-decoration:none;vertical-align:baseline;white-space:pre;white-space:pre-wrap;">) dengan atribut seperti width dan height untuk mengontrol ukurannya.
Membuat tautan () yang lebih bervariasi, termasuk tautan ke email dan tautan yang membuka tab baru (target="_blank").
Memasukkan video dari YouTube atau platform lain menggunakan <iframe>.
Tabel dan Formulir:
Membuat tabel (
) dengan baris (
), sel header ( ), dan sel data ( ) untuk menyajikan data secara terstruktur. Membangun formulir interaktif (<form>) untuk input teks (<input type="text">), pilihan (<input type="radio"<input type="checkbox">), dan tombol (<button>).
3. Proyek dan Kegiatan Berbasis Logika:
Proyek "Blog Pribadi": Anak-anak bisa membuat blog sederhana dengan beberapa halaman yang saling terhubung. Mereka akan membuat halaman depan, halaman "Tentang Saya", dan halaman "Galeri Foto".
Proyek "Website Jurnalistik": Membangun website dengan tema berita atau majalah sekolah, di mana mereka bisa membuat tabel jadwal, daftar kegiatan, dan formulir untuk mengirimkan artikel.
Proyek "Game Interaktif": Memanfaatkan tautan dan gambar untuk membuat "game" sederhana di mana pengguna bisa mengklik gambar untuk pindah ke halaman lain, seperti game "pilih petualanganmu sendiri".
4. Metode Pengajaran Lanjutan:
Belajar Sambil Bermain: Gunakan platform atau aplikasi visual yang memungkinkan anak-anak melihat hasil kode mereka secara langsung, seperti Code.org atau Scratch.
Tantangan dan Kuis: Sediakan tantangan atau kuis mingguan untuk menguji pemahaman mereka tentang tag dan sintaks.
Kerja Kelompok: Bagi anak-anak ke dalam kelompok untuk proyek-proyek yang lebih besar. Ini melatih mereka untuk berkolaborasi dan berkomunikasi.
Pendekatan "Hands-on": Dorong mereka untuk lebih banyak bereksperimen dengan kode secara mandiri. Berikan contoh kode, lalu minta mereka untuk memodifikasinya dengan ide-ide kreatif mereka sendiri.
Dengan pendekatan ini, anak-anak usia 7-12 tahun tidak hanya akan belajar menulis kode, tetapi juga mengembangkan keterampilan penting lainnya seperti logika, pemecahan masalah, dan kreativitas yang akan sangat bermanfaat di masa depan.
Untuk modul pembelajaran klik MODUL
Recent Events
Start a ConversationStart a Conversation